Pondasi kuat, masa depan cerah: SSH di Wamena Papua
Sekolah sepanjang hari
Kunjungan staff ahli gubernur provinsi Papua pegunungan dan rombongan Dinas pendidikan kabupaten Jayawijaya.
Ceritanya panjang............... jadi singkatan kami bagi kisa seperti ini.
Kami guru tulis kata "N A P U A
Siswa bacanya P A P U A
&
Kadang siswa membaca tulisannya sendiri masih kaku. Jadi ssh hadir benahi barang ini. Agar stikma tertinggal, terbelakang dan terjauh kedepan tidak lagi bermuara kepada orang Papua.
Model SSH sangat cocok untuk generasi Papua karena konseptor nya Dr. Agus Sumule sangat paham dengan dinamika pendidikan di Tanah Papua.
Kenapa ssh harus dan pasti beroperasi pada satuan pendidikan dasar yaitu SD? Karena sekolah dasar merupakan pondasi.
Pondasi kuat, pembagunan manusia aman. Pondasi kokoh penyesuaian menjadi mudah, pondasi beres, kualitas terjamin, harga pondasi lebih mahal harganya. Itulah sebabnya satu biji jagung harus mati di tanah untuk melahirkan satu tongkol jagung di masa depan.
Masa depan sesungguhnya adalah pembangunan generasi melalui sentuhan pendidikan. Pendidikan merupakan alat untuk koreksi: pembodohan, keterangan, kesenjangan dan keterbukaan yang berada dalam sektor-sektor pembagun kehidupan pemilik Negeri.
Ukuran pemimpin hari ini adalah bagaimana memprogramkan pendidikan yang berkesinambungan sesuai konteks lokal sebagai dasar pijakan menuju kemajuan 100 tahun provinsi Papua pegunungan nanti.
Semangat gerakan ini adalah menyiapkan generasi sebagai pencipta lapangan kerja. Bukan pencari kerja. Hal ini ditumbuhkan dengan cerita cerita kecil di depan kelas sebagai mimbar seorang guru.
PenaYonda
📍 Hepuba Wamena


Komentar