Politik: Seleksi alam dan manusia di Papua pegunungan

 

Opini 

Fenomena di  Papua Pegunungan, yang mati karena kena Panah atau kecelakaan saat berkendara  atau kematian dalam bentuk apapun, dalam kegiatan politik Negara tidak peduli.

Perang panah terhadap pendukung pasalon A dengan B atau B dengan C seperti pertandingan yang menyenangkan bagi masyarakat.

Nyawa manusia seakan benda yang dapat ditumbal demi kepentingan jabatan yang akan disusun dengan penuh "Nepotisme" bukan berdasarkan pengalaman kerja dan rekor jejak dipoles dengan kemampuan akademik.

Perang panah terjadi dalam situasi politik dapat membuktikan lemahnya peran intelektual pendukung pasalon tersebut dalam mengedukasi dan memengaruhi masyarakat untuk melakukan perta demokrasi secara terdidik.

Begitu pula perang intelektual, yang dapat dilihat terjadi tanpa kekerasan fisik dalam bentuk:  perdebatan atau persaingan ide, gagasan, atau pemikiran untuk memengaruhi opini,   masyarakat Papua pegunungan 

Ketajaman dan keilmuan intelektual dapat diamati dari redaksi kalimat yang diungkapkan  secara lisan maupun tulisan. 

Kita dapat kunjungi media yang digunakan kebanyakan sebagai medang perang intelektual. Seperti Facebook dan WhatsApp serta media lainnya atas nama pasalon atau tim suksesnya. 

Sejauh mana dan bagaimana mereka memandang politik dalam berpolitik dapat di pahami dari sana, maksudnya media yang digunakan.

Saya yakin dan percaya  hati nurani orang Papua pegunungan pasti tidak mau peperangan itu terjadi dan menelang nyawa manusia. Tapi semua ini terjadi dalam setingan dan terpola. 

Hal itu dapat dipahami dari momen Natal dan momen 1 Desember yang dibenturkan dengan pertandingan politik. 

Kedamaian dan kebersamaan serta kehangatan dalam keluarga telah di curi atau di benturkan oleh persaingan tidak sehat ini (Politik). 

Polarisasi dan dominasi di seluruh tanah Papua dan khususnya di Papua pegunungan perlu dibaca dengan pikiran jernih dan melibatkan kebijaksanaan. Agar kita menyaksikan seleksi alam dan manusia sebagai bagian dari keterlibatan kekuatan dan kuasa Injil Tuhan diatas Tanah P A P U A. 

Oleh; PenaYonda 
đź“ŤAgamua, 09/12/24




Komentar